HomeProductsaffiliatesContact
  
Order status View Order Status Checkout Checkout Email Email store
Search our store   

Mesin Pellet Cibinong
PT.CansAgrinusa
021-879-144-67
021-879-102-59

Jual Tepung Ikan
Sultan
Hp:0812 3099 1231

 
 

IKANNILA DOT COM
LEMBAH HIJAU
LIPPO CIKARANG
JAWA BARAT

FENDY
HP: 081287976684

Email Us

Valid XHTML 1.0 Transitional

Cara Membuat Ikan Nila Jantan Semua Dengan
Mengunakan
Hormon 17 Alpa Methyl testosteron

Nila GIFT ( Genetic Improvement for Farmed Tilapia) merupakan genetic terakhir yang telah terbukti memiliki keunggulan dalam pertumbuhan dan produktivitas di bandingkan dengan jenis ikan nila lain. Nila yang suka makan tumbuhan ini membuat peternak ikan lega karena dapat menghemat pakan ikan. Cukup beri dengan 2 % pakan dari berat populasi ikan, umumnya anda harus memberi 3-4 % dari berat populasi. Penurunan pemberian pakan ikan tentunya akan berdampak pada biaya produksi yang lebih kecil. Seperti anda tahu pakan ikan tak pernah turun, malahan sebaliknya sampai bisa mencekek leher para petani.

Menurut para pakar ikan nila, pertumbuhan ikan nila jantan dan betina dalam satu populasi jauh berbeda, nila jantan 40 % lebih cepat pertumbuhannya dari pada nila betina. Lagi pula betina yang sudah mencapai 200 gram akan lambat pertumbuhanya karena sifat alaminya (bertelur), sedangkan jantan akan tetap bertumbuh dengan cepat. Perbedaan jenis kelamin ikan ini akan menjadi masalah dalam memperkirakan produksi. Salah satu cara baru untuk mengatasi masalah ini, telah di temukan pengubah kelamin betina menjadi jantan yang di namakan: 17 HORMON ALPHA METHYL ESTOSTERON.

Apakah hormon 17 Alpa methyltestosteron itu? Proses jantanisai. Membuat populasi ikan nila “jantan” semua (Sex-reversal). Berikan pakan yang di campur dengan hormon 17 Alpa methyltestosteron selama perkembangan larva sampai berumur 17 hari.
Bagaimana membuat pakan untuk larva dan cara mencampur, takaran,dan bahan-bahannya? Lanjutkan membacanya dan saya akan memberi tahu nanti.

Siapkan pembenihan massal ikan nila secara terkontrol. Dengan membuat bak-bak beton, pemijahan dapat menjadi lebih mudah dan efesien karena biaya yang di butuhkan relative lebih kecil dan dapat memproduksi larva dalam jumlah yang tidak berbeda di banding dengan kolam tradisional. Tapi pada contoh dibawah ini akan memakai kalom tanah.

Pembesaran ikannila dapat di lakukan di kolam, keramba jaring apung dan di tambak. Menurut penelitian. Budidaya monokultur dapat memberi hasil yang maksimum di kolam rata-rata pruduksi adalah 25.000 kg/ha/panen. Di karamba jaring apung 1.000 kg/unit (50 m2)/panen (200.000)kg/ha/panen. Dan di tambak sebanyak 15.000 kg/ha/panen.

Berita gembira pembudidaya ikan di tambak pertumbuhannya lebih cepat di banding di kolam atau jaring apung. Ikan nila yang ukuran 5-8cm yang di budidayakan di tambak selama 2,5 bulan dapat mencapai 200 gram. Sedangkan di kolam untuk mencapai ukuran yang sama di perlukan waktu selama 4 bulan.

Kolam tambak biasanya air tawar yang tercampur dengan air laut 40:60 atau 50:50 sangat baik untuk pertumbuhan ikan nila. Menurut cerita teman saya yang pernah melakukan ini sangat puas dengan hasil budidaya ikan nilanya. Ikan lebih cepat besar hanya dalam waktu relative pendek antara 2-2,5 bulan. Sudah bisa di pasarkan. Dengan berat rata-rata 200 gram/ekor. Keunggulan lainnya adalah dagingnya terasa lebih gurih serta tidak berbau lumpur.

Sekarang mari kita pelajari bagaimana membudidaya ikan nila dari cara pemijahan sampai pembenihan.
Pertama siapkan kolam pemijahan (kawin mengawin). Usahakan dalam kolam pemijahan ini agar tidak tercampur dengan ikan jenis lain seperti ikan mas, gabus, lele. Bersihkan semua dari kemungkinan penggangu. Lebih baik jika pemijahan di lakukan dalam bak-bak beton. Sangat mudah pemijahannya dan terkontrol.

Langkah kedua. Siapkan induk nila dengan bobot diatas 300 g/ekor. Perbandingan betina dan jantan adalah 3: 1 ( 3 betina 1 jantan), dengan padat tebar 6 ekor /m2. berilah pakan 3% dari berat total jumlah ikan /perhari dan pemberian pakan tiga kali sehari. Sebaiknya induk nila yang terbaik yang di datangkan dari instansi perikanan daerah Anda. unggul dalam kualitas dan dapat di percaya.

Setiap 45 hari Induk nila baru menghasilkan telur yang matang. Setiap induk betina berukuran 300 gram dapat menghasilkan benih baru menetas atau larva sebanyak 250-300 ekor larva. Jumlah larva akan terus meningkat sampai 900 ekor larva sesuai dengan pertambahan berat induk ikan nila 9000-1000 gram. Setelah satu siklus 45 hari pemijahan, induk betina di pisahkan dari induk jantan atau pindahkan induk jantan dari kolam itu selama lebih kurang satu bulan. Dan tetap berikan pakan dengan kandungan protein di atas 30 % kepada induk betina.

Setelah dua minggu massa pemeliharaan dalam kolam baru (jika induk betina yang di pindahkan) biasanya induk betina mulai ada yang beranak, menghasilkan larva yang biasanya masih berada dalam pengasuhan induknya, atau terkadang di simpan dalam mulut induknya jika dalam kondisi terancam. Saat-saat inilah larva-larva di kumpulkan dengan cara di serok dengan kain kelambu yang halus dan kemudian di tampung dalam kelambu atau happa ukuran 2x0.9x.09 m3. lakukan pengumpulan beberapa kali sehari.

Proses jantanisasi benih ikan nila. Untuk mendapatkan benih ikan nila tunggal kelamin jantan atau monosexs. Maka di lakukan proses jantanisasi. Setelah larva sudah terkumul dalam happa atau kelambu, kita akan memasuki proses mengubah larva betina menjadi jantan dan jantan tetap jantan. Larva akan di beri pakan berbentuk tepung yang sudah di campur dengan hormon 17 Alpa methyltestosteron selama 17 hari. Takaran mencampur hormon 17 Alpa methyltestosteron dengan pakan larva akan di beritahukan nanti di akhir artikel ini.

Setelah selama 17 hari larva di beri pakan dengan hormon 17 Alpa methyltestosteron. Selanjutnya di pelihara dalam kolam pendederan. Sebelumnya kolam di keringkan selama dua minggu dan lumpurnya di aduk-aduk, beri kapur sebanyak 50 g/m2, dan di beri pupuk kotoran ayam sebanyak 250 g/m2. atau juga dengan melakukan pemupukan kolam dengan di beri pupuk Urea dan TSP masing-masing sebanyak 2,5 g/m2 dan 1,25 g/m2. setelah dua minggu pengeringan dan pemupukan, kolam di isi air sedikit saja kira-kira setinggi 50 cm dan biarlah tergenang air selama 3-7 hari. Setelah kolam di genang air masukkan benih ikan hasil jantanisasi dengan kepadatan 300 ekor/m2. berikan pakan biasa yang khusus untuk pakan ikan kecil, bukan pakan yang di campur hormon 17 Alpa methyltestosteron.

Dalam tiga minggu atau 21 hari, ikan dengan berat rata-rata 1,25 gram atau panjang 3-5cm bisa di panen. Gunakan jaring halus pada penangkapan. Keringkan kolam sampai semua ikan terangkat.

Dari pengalaman-pengalaman dalam memindahkan ikan ke tempat-tempat kolam pembesaran yang jauh, yang membutuhkan waktu berjam-jam. Maka perlu memberi puasa kepada ikan selama sehari, jangan beri makan. Dengan demikian daya tahan ikan lebih kuat selama perut kosong dan suhu air yang agak dingin. Gunakan kantong plastic khusus ikan dimana 1/4 bagian berisi air dan 3/4 bagian berisi oksigen murni yang di beri es balok 20x02x20 cm3. es balok berada dalam air bersama ikan. Kantong dengan 20 liter bisa di isi ikan antara 1000-1500 ekor untuk ikan ukuran panjang 3-5 cm, dengan lama toleransi kantong 10 jam.

Siapkan kolam pembesaran dengan cara pemupukan seperti di awal bahasan ini. Setelah kolam siap. Lepaslah ikan dan bukalah kantong plastik berlahan-lahan dan biarlah ikan keluar dari kantong plastik dan beradaptasi dengan kolam barunya. Lihat hasilnya. Apakah 99.9 ikan nila jantan? Beri tahu saya.

Mohon Klik Google +1 untuk memberitahukan informasi ini atau seperti ini dibertahukan ke SAYA.

 


Shopping cart  Shopping cart
0 Product(s) in cart
Total Rp 0
» Checkout
News

Dapatkan Panduan
Dan Newsletter
Budidaya Ikan Dan
Tips Sukses.


Masukan
Email Anda!

 

Name:
Email:

 

© Copyright 2011
Ikan nila
by ikannila.com
Berita seputar budidaya ikan nila di seluruh Indonesia What's new this month...!
 
 

Ibu Negara Menebar benih ikan Nila saat mendampingi Presiden SBY di Wafuk Bening Madiun bersama Gubernur Jatim, Dirut PJT I dan sejumlah Menteri Kabinet Indonesia Bersatu II


Berita seputar budidaya ikan nila di seluruh Indonesia

Teknik Fisika ITB Hasilkan Mesin Pellet Apung

ANALISIS USAHA BUDIDAYA IKAN NILA GIFT
DAN IKAN PATIN DALAM KARAMBA DI KABUPATEN BARITO UTARA

BUDIDAYA IKAN NILA GIFT

Ajakan kerja sama usaha

Budaya Nila Dalam Kolam Semen dan Tangki

Berita ini di ambil dari surat kabar terkemuka sehingga keakuratan informasi dapat dipercaya.

PEDOMAN CARA BUDIDAYA IKAN

Teknik Pembenihan Ikan Nila
 

 

Credit cards home | about us | products | affiliates | search | view cart | contact us