Home » » Suhu, Intensitas Cahaya Matahari, Dan Kedalaman Ikan Nila

Suhu, Intensitas Cahaya Matahari, Dan Kedalaman Ikan Nila

Plankton dan tumbuhan air gulma (Lemna sp., Wollfia, Spyrogyra) Umumnya lebih sensitif terhadap suhu dan intensitas cahaya matahari. Gulma air dan plankton merupakan jenis tumbuhan yang merupakan suhu dan intensitas cahaya yang tidak berlebihan selama pertumbuhannya. 

Untuk lokasi dengan suhu dan intensitas cahaya matahari yang tinggi saat musim kemaarau, hal ini dapat menjadi foktor penghambat tumbuhnya pakan alami. intensitas  cahaya yang tinggi dapat mengakibatkan kenaikan suhu air terutama pada kolam yang tidak terlalu dalam, Sehingga dapat menimbulkan kematian pada pakan alami.

Kedalaman kolam hendaknya disesuaikan dengan tempat dan lingkungan budi daya ikan dan pakan alami tersebut. Kedalaman kolam dapat mempengaruhi kemampuan cahaya mataharidalam mencapai dasar kolam dan merubah suhu air kolam yang nantinya akan berdampak pada tingkatan pertumbuan pakan alami. Kedalam kolam yang ideal bagi pertumbuhan pakan alami berkisaran antara 15-25 cm, tujuannya untuk menjaga air agar tidak mengalami kenaikan suhu yang signifikan saat musim kemarau.