Home » » Karakteristik Metode Pembesaran Ikan Nila

Karakteristik Metode Pembesaran Ikan Nila

Metode pembesaran dapat dilakukan secara tunggal kelamin, campuran kelamin, tunggal jenis, campur jenis, dan terpadu. Karakteristik dari setiap metode pembesaran ikan nila sebagai berikut: 

Metode Pembesaran Ikan Nila
  1. Metode tunggal kelamin. Merupakan suatu cara pembesaran ikan nila menggunakan ikan jantan dan betina saja. Ikan nila jantan dipisahkan dari betina dengan cara manual, hormonal, atau baster (hibrida). Ikan nila jantan atau betina tumbuh lebih cepat apabila dipelihara secara terpisah.
  2. Metode campuran kelamin. Merupakan suatu cara pembesaran kan nila dengan menggunakan nib jantan dan betina bersama dalam satu wadah pemeliharaan. 
  3. Metode tunggal jenis. Merupakan suatu cara pembesaran ikan nila menggunakan hanya satu jenis ikan dalam satu wadah pemeliharaan. 
  4. Metode campur jenis. Merupakan suatu cara pembesaran menggunakan lebih dan satu jenis ikan dalam satu wadah pemeliharaan. Pemilihan jenis ikan, penentuan komposisi, dan bobot awal individu ikan dilakukan atas dasar pertimbangan persediaan pakan alami, kebiasaan makan bagi setiap jenis ikan, dan tujuan usaha pembesaran. 
  5. Metode terpadu. Merupakan suatu cara pembesaran dengan komoditas lain selain ikan dan yang memberikan manfaat bagi ikan secara langsung. Contohnya memelihara ikan nila bersama tanaman padi (mina padi), bersama ternak (ayam, itik, domba), dan bersama industri makanan (tahu, biskuit, dan kerupuk).
Pemeliharaan dan penentuan metode pembesaran dapat disesuaikan dengan kondisi setempat.