Home » » Formula Pakan Ikan Nila

Formula Pakan Ikan Nila


Formula pakan ikan yang baik didasarkan pada kandungan protein,lemak dan serat, Formula dapat di bagi menjadi dua bagian sesuai dengan kebutuhan ikan, pakan ikan untuk anak ikan atau benih akan membutuhkan 50% protein dan 8% lemak. Sedangkan untuk ikan dewasaa membutuhkan protein antara 25-30% protein dan lemak 7%.


Formula Pakan Pembesaran

Lemak

Protein

7%

26%

Cara pembuatan pakan ikan sesuai dengan kebutuhan ikan dapat menggunakan formula campuran dari bahan  bahan pembuatan pakan atau pellet ikan yang akan dijelaskan pada tabel formula ikan. Bahan bahan pakan ikan adalah tepung ikan, ampas tahu, dadak, bungkil kelapa, jagung, tepung darah, limbah udang, dan minyak ikan, Bahan pakan ini bahan banyak terdapat di setiap daerah, Jadi, untuk membuat pellet ikan tidak sulit karena 90% bahan sudah tersedia.

Setiap jenis bahan bahan pakan tersebut memiliki kandungan protein yang berbeda beda. Oleh karena itu perlu mempelajari dan mengetahui berapa kandungan nutrisi bahan bahan pakan sebelum membuat pellet ikan.


KANDUNGAN PROTEIN BAHAN PAKAN


Nama Bahan

Protein

Lemak

Serat

Tepung Teri

63.71

4.21

3.6

Tepung Udang

47.47

8.95

4.49

Tepung Darah

80.85

5.51

0

Tepung Bekicot

39

9.33

1.05

Tepung Ikan

62.99

6.01

3.6

Tepung Kedelai

46.8

5.31

3.54

Tepung Terigu

12.27

1,16

0

Dadak Halus

13.3

2.4

9.4

Tepung Jagung

9.8

3.22

1.76

Tepung Singkong

0.85

0.3

0

Bungkil kacang Tanah

34.5

13.7

10.7

Bungkil Kelapa

24.0

8.0

10

Tepung Ayam Segar

15.51

0.21

0.36

Hal penting yang harus diperhatikan dalam membuat formula pakan ikan nila adalah ketersediaan bahan bahan untuk membuat pellet ikan tersebut harus ada secara terus menerus. Jagan menggunakan bahan yang ketersediaannya terbatas atau musiman.

Formula ikan yang berubah ubah dapat menurunkan selera makan ikan dalam waktu sementara yang berakibat pada pertumbuhan ikan nila yang lambat. Berikut kita akan membuat makanan ikan nila dengan dua macam bahan pakan, untuk melihat pengaruh dari setiap bahan dan berapa kandungan protein  dari campuran dua atau lebih bahan pakan.


FORMULA PAKAN BERPROTEIN RENDAH


Formula

Bahan Pakan

Jumlah

Kandungan Protein


A

Tepung Ikan

10%

5.50

Dadak

90%

11.97

Total

100%

17.47

B












C

Jagung

90%

8.55

Tepung Ikan

10%

5.50

Total

100%

14.05

Dadak

45%

5.9

Jantung

45%

4.2

Tepung Ikan

10%

5.50

Total

100%

15.6

Ketiga A, B, C formula di atas masih terlalu rendah untuk mencapai spesifikasi diet yang kitaharapkan protein 26 %. Bahan campuran tiga bahan pada campuran C tepung ikan, dadak, dan jagung tidak mencukupi, Jika kita mencampur formula  bahan pakan yang berprotein tinggi setelah tepung ikan ampas kacang tanah, dan ampas tahu maka hasilnya pun akan terlalu tinggi.


FORMULA PAKAN BERPROTEIN TINGGI


Formula

Bahan Pakan

Jumlah

Kandungan Protein


A

Tepung Ikan

10%

5.50

Kacang Tanah

90%

31.05

Total

100%

36.55



B












C

Tahu

90%

42.12

Tepung Ikan

10%

5.50

Total

100%

47.62

Kacang Tanah

45%

15.5

Tahu

45%

21.6

Tepung Ikan

10%

5.50

Total

100%

42.6

Berdasarkan kedua tebel diatas  yakni tabel formula pakan ikan berprotein rendah dan tabel formula pakan ikan yang berprotein tinggi, keduanya tidak mencapai spesifikasi protein yang kita inginkan 26 %. Jika protein rendah dan protein tinggi dicampurkan maka protein yang kita harapkan kemungkinan akan tercapai.

Ingat campuran bahan yang kita pakai hanya 90% dari 10% tepung ikan dengan protein 5.5% . Jadi, 26% dikurangi 5.5% sisa 20.5%. Kita hanya 20.5 % dari campuran bahan pakan . Dengan kata lain, bahan pakan selain tepung ikan akan berisi 20. 5x100/90=22,78%.

Jadi setiap dua bahan pakan harus mencapai 22.8% protein hasil akhirdari campuran . Ada empat kemungkinan campuran yang akan didapat dari bahan berprotein rendh dan protein tinggi.

Untuk mendapatkan pakan yang sesuai standart yang ditentukan kita dapat mengabungkan bahan pakan proteun rendah dan bahan pakan protein tinggi. Protein rendah yaitu dedak dan jagung sedangkan protein tinggi adalah ampas kedelai dan ampas kacang tanah.